Gear Ratio Calculator

Bike Calculator: Kalkulator Sepeda & Simulasi Gear Sepeda

Aplikasi simulasi gear sepeda terlengkap untuk mengoptimalkan gear ratio, ukuran ban, speed dari cadence, serta estimasi power kayuhan Anda secara akurat dan mudah.

1

Setup Sepeda

Tire Size menentukan diameter luar roda (mm) β€” dipakai untuk hitung keliling roda = Ο€ Γ— diameter.

Setiap ukuran juga punya rolling resistance (Crr) rata-rata yang berbeda. Crr lebih kecil = ban lebih efisien (lebih sedikit energi hilang ke gesekan jalan).

Referensi Crr rata-rata (data BicycleRollingResistance):
β€’ Road 23–28c: 0.0040–0.0048 (sangat rendah)
β€’ Gravel 35–50c: 0.0055–0.0100 (rendah–sedang)
β€’ MTB 26–29": 0.0120–0.0190 (tinggi)
β€’ Folding 16–20": 0.0072–0.0110 (sedang)
Crankset / Chainring = gigi depan (T = teeth). Lebih besar (52T) = gear berat untuk speed; lebih kecil (34T) = gear ringan untuk tanjakan. Format 50/34 = double, 44/32/22 = triple.
Sprocket / Cassette = gigi belakang. 11-32T (11s) = cog kecil 11T, besar 32T, total 11 speed. Cog kecil = gear berat (speed), cog besar = gear ringan (tanjakan).
Crank Arm Length = panjang lengan crank (mm). Lebih panjang = leverage besar tapi cadence lambat. Lebih pendek = cadence cepat, lebih aero. Standar: 170–172.5mm.
Berat Badan Rider (kg) berpengaruh besar terhadap tenaga mendaki (W/kg) dan hambatan gulir.
kg
Berat Sepeda (kg) terisi otomatis berdasarkan preset tipe sepeda, namun dapat di-override secara manual.
kg
Total: 73.5 kg
Use case: β€”
2

Pilih Mode Simulasi

Pilih jenis perhitungan sesuai kebutuhanmu.

3

Top Speed Simulator

Hitung gear ratio & power untuk target kecepatan.

Cadence = RPM kayuhan yang nyaman buat kamu. Cadence ini dipakai untuk hitung Top Speed di gear tertinggi. Zona: 60–70 santai, 80–100 optimal, 100–120 sprint.
RPM
Top Speed @ Cadence
β€”km/h
Speed maksimum di gear tertinggi pada cadence input
Top Speed @ Cadence = kecepatan maksimum yang bisa kamu capai di gear tertinggi (chainring terbesar Γ· cog terkecil) pada cadence yang kamu masukkan, di jalan datar.

Rumus: (cadence/60) Γ— development Γ— 3.6. Kalau angka ini di bawah ekspektasi, naikkan cadence atau ganti gear yang lebih berat.
Gear Ratio (max)
β€”: 1
Dev: β€”m
Wheel: β€”mm
Gear Ratio (max) = chainring terbesar Γ· cog terkecil. Misal 50/11 = 4.55 berarti 1 kayuhan = roda berputar 4.55x. Development = jarak per 1 kayuhan = ratio Γ— keliling roda.
Power Dibutuhkan
β€”W
Watt yang dibutuhkan untuk mempertahankan Top Speed @ Cadence di jalan datar. Model: P = (F_rolling + F_gravity + F_aero) Γ— v Γ· 0.97. Akurasi Β±10–15%.
Power (Watt) yang kamu mampu sustain. Kalau diisi, akan muncul Speed @ Power = kecepatan maksimal yang bisa kamu pertahankan dengan power tersebut di jalan datar. Referensi: rekreasi 100–150W, fit 200–250W, racer 300W+.
Watt
Speed @ Power
β€”km/h
Cadence dibutuhkan: β€”
Kalau kamu isi Power, ini speed maksimum yang bisa kamu sustain dengan power tersebut di jalan datar (hasil dari persamaan fisika yang sama, dibalik). Berguna untuk cek: apakah cadence yang kamu pilih cukup tinggi untuk power yang kamu punya?
Effort Level
β€”
Estimasi seberapa berat usaha berdasarkan W/kg untuk mempertahankan Top Speed: <2 recovery, 2–3 endurance, 3–4 tempo, 4–5 threshold, 5+ VO2max/race.

Tabel Gear Ratio

Speed pada cadence saat ini.

Bandingkan Top Speed dengan Sepeda Lain:

Gradien = % kemiringan. 3–5% ringan, 6–8% sedang (Sentul), 9–12% berat (Cisarua), 13%+ ekstrim (HC).
% kemiringan
RPM yang nyaman di tanjakan. Climber pro: 80–95, recreational: 70–80, grinder: 60–70.
RPM
Watt yang bisa kamu hold (FTP-ish). Pemula 100–150W, fit 200–250W, racer 250–300W, pro 4–6 W/kg.
Watt
⛰️ Visualisasi Gradien & Kemiringan Sudut: 4.6Β° Β· Tanjakan: 8.0%
Run: 100m
0%
Datar
3%
Ringan
6%
Sedang
9%
Berat
13%
Ekstrim
25%
HC Max
Zona Tanjakan: Sedang (6–8.9%) Β· Tanjakan sedang (contoh: Sentul / Hambalang).
πŸ† Rekomendasi Gear
β€”
Ratio: β€” Β· Speed di cadence: β€” Β· Power: β€”
Dipilih dengan logika:
1. Hitung speed max dari power-mu di tanjakan ini.
2. Hitung development yang dibutuhkan di cadence comfort.
3. Hitung gear ratio target = development Γ· keliling roda.
4. Cari kombinasi chainring Γ— cog paling dekat target.
Tingkat Kesulitan
β€”
Tingkat Kesulitan (Level) dihitung berdasarkan persentase gradien kemiringan tanjakan:
β€’ Level 1 (Datar): < 3%
β€’ Level 2 (Ringan): 3% – 5.9%
β€’ Level 3 (Sedang): 6% – 8.9%
β€’ Level 4 (Berat): 9% – 11.9%
β€’ Level 5 (Ekstrim): β‰₯ 12%
Kecepatan Maksimum
β€”
Kecepatan Maksimum yang dapat Anda pertahankan di tanjakan ini berdasarkan tenaga (Power) dan berat total Anda.
Rasio Tenaga
β€”
Power-to-Weight Ratio (W/kg) adalah indikator utama performa menanjak. Lebih tinggi = lebih cepat di tanjakan.

Top 5 Gear Alternatif

Diurutkan dari yang paling cocok.

Bandingkan Tanjakan dengan Sepeda Lain:

Cadence target di sepanjang rute (RPM). Dipakai untuk hitung gear yang cocok di tiap segmen.
Watt sustained di sepanjang rute. Speed per segmen dihitung dari power ini + gradient + berat.

Segmen Rute

Tambahkan segmen rute dengan jarak & gradien masing-masing. Negatif = turunan.

Hasil Per Segmen

Speed, gear yang cocok, waktu, & energi per segmen.
Total Jarak
β€”
Total Waktu
β€”
Avg Speed
β€”
Total Energi
β€”
Elevation Gain: β€” Elevation Loss: β€” Gear Coverage: β€”

Bandingkan Rute dengan Sepeda Lain:

Panduan Lengkap Bike Calculator & Simulasi Gear Sepeda

Selamat datang di Bike Calculator (Kalkulator Sepeda), sebuah platform simulasi gear sepeda canggih yang dirancang khusus untuk para pesepeda (road bike, gravel, MTB, hingga folding bike). Dengan menggunakan Gear Ratio Calculator ini, Anda dapat merencanakan setup gir, menganalisis kombinasi rantai-sproket terbaik, dan melakukan prediksi kecepatan serta tenaga yang dibutuhkan di berbagai jenis medan rute secara ilmiah.

1. Apa itu Gear Ratio Sepeda dan Mengapa Penting?

Rasio gigi (gear ratio) ditentukan oleh jumlah gigi pada chainring depan dibagi dengan jumlah gigi pada sprocket (cassette) belakang. Kombinasi ini sangat krusial dalam menentukan seberapa berat atau ringannya kayuhan sepeda Anda. Menggunakan Gear Ratio Calculator membantu Anda menemukan keseimbangan gigi yang optimal, seperti:

2. Panduan Menggunakan Fitur-Fitur Simulasi Terbaru

Guna memulai Simulasi Gear Sepeda secara optimal, Anda dapat mengikuti tiga tahap interaktif berikut:

  1. Konfigurasi Spesifikasi Sepeda (Step 1): Masukkan ukuran ban, tipe gir (chainring/cassette), berat pesepeda, dan berat sepeda. Di bagian atas simulator, sistem akan menampilkan ringkasan spesifikasi secara real-time. Informasi penting seperti Rolling Resistance (Crr) (Koefisien Hambatan Gulir) kini disandingkan langsung di sebelah informasi Tire Size agar karakteristik ban dan tingkat gesekannya dapat dibaca secara padu.
  2. Pilih Mode Simulasi Aktif (Step 2 & Step 3):
    • Top Speed Simulator (Mode 1): Kini hadir dengan Desain Kolom Ganda (Dual-Column Layout). Kolom kiri (berwarna biru) didedikasikan untuk analisis berbasis Cadence (RPM) untuk melihat *Top Speed @ Cadence*, *Gear Ratio*, dan *Power* yang dibutuhkan. Kolom kanan (berwarna jingga) didedikasikan untuk analisis berbasis Power (Watt) untuk melihat *Speed @ Power* dan *Effort Level* Anda secara langsung dan terarah. Dilengkapi dengan **Tabel Gear Ratio** ringkas berukuran 200px dengan border bulat yang elegan di bawahnya.
    • Climb Simulator (Mode 2): Fitur andalan baru yang dilengkapi Visualisasi Gradien Interaktif (SVG Canvas). Saat Anda menggeser Double-Linked Range Slider atau mengetik angka gradien, visual lereng bukit akan miring secara real-time, pesepeda vektor akan berputar tegak lurus mengikuti jalan, dan roda sepeda akan berputar menyesuaikan kecepatan pendakian fisik Anda! Di bawah slider, terdapat Ruler Indicator dan Status Zona Tanjakan dinamis berwarna yang memberikan contoh medan nyata (seperti Datar, Sentul/Hambalang, Puncak/Rindu Alam, hingga tanjakan ekstrim HC).
    • Mixed Terrain Simulator (Mode 3): Rancang profil rute multi-segmen dinamis Anda sendiri. Simulasi ini sekarang menghitung Total Waktu Perjalanan dengan format presisi tinggi Jam : Menit : Detik (HH:MM:SS) yang sangat cocok untuk perencanaan ketahanan bersepeda jarak jauh (*endurance ride*).

3. Faktor Fisika dalam Prediksi Kecepatan Sepeda

Bike Calculator kami menggunakan model matematika fisika terintegrasi yang menghitung energi secara presisi. Model ini mengombinasikan beberapa faktor penahan utama:

πŸ’Ύ Setup sepeda berhasil disimpan!